Tuesday, 8 March 2016

Nay Pyi Taw, Myanmar: Dilema Ibu Kota dan Kota Berhantu

Tags
Pekan kemarin merupakan pengalaman pertama saya menginjakkan kaki di Myanmar, khususnya Nay Pyi Taw untuk menajdi salah satu pembicara dalam 2 sesi, yaitu satellite sessions bersama International Council on Management Population Programmed an Ford Foundation dan panel sessions, konferensi Tingkat Asia-Pasifik ini bernama the 8th APCRSHR. Perjalanan kali ini menjadi perjalanan yang panjang dan menyenangkan karena tidak ada penerbangan langsung dari Kota Malang menuju Nay Pyi Taw, sehingga panitia sudah mengatur semua penerbangan saya dengan transit di beberapa bandara. Perjalanan saya dimulai dari Bandara Abdurrahman Saleh, Malang – Jakarta – Kuala Lumpur-Yangon dan terakhir ke Nay Pyi Taw. Ada 8 penerbangan yang harus saya lakukan selama perjalanan keberangkatan dan kepulangan dari Negara ini.


Nay Pyi Taw merupakan sebuah Ibu Kota baru di Burma. Saya cukup tercengang melihat kondisi ibu kota yang dikenal dengan sebutan sebagai “Supersized ghost City” ini. Sebuah ibu kota yang seharusnya sarat akan keramaian, pusat administrasi, pusat perdagangan namun sepi dan minim penduduk. Kota ini terletak di 320 km dari utara Kota Yangon, ibu kota sebelumnya. Kota ini dijadikan pengganti Yangon sejak Maret 2005 silam. Walaupun seperti tak berpenghuni, Kota ini terlihat cantik dan tertata rapi. Di dalam kota ini mobilisasi sangatlah sulit apabila kita akan mengunjungi satu tempat ke tempat yang laiinya. Kita harus menggunakan Taxi dan Motor Cycle Taxi alias Ojek  Biaya yang harus kita keluarkan untuk transportasipun tergolong lumayan menguras kantong. Destinasi wisata yang terkenal di kota ini adalah Golden Pagoda. Pagoda setinggi 99 meter khas dengan warna emas yang eksotik dan menarik. Selain itu, kita juga bisa mencoba Thanaka. Thanaka merupakan bedak alami dari batang pohon yang sudah digunakan oleh masyarakat Burma sejak ribuan tahun silam, kepercayaan diri mereka akan bertambah dan merasa lebih cantik karena Thanaka. Nay Pyi Taw kota sepi yang tak terlupakan, Burma Negara eksotik yang cantik.


Isnawati Hidayah
Mahasiswi Universitas Negeri Malang

Isnawatihidayah.blogspot.com

http://surabaya.tribunnews.com/2016/03/07/menyibak-pesona-nay-pyi-taw-ibu-kota-berhantu-di-myanmar