Tuesday, 23 May 2017

Wanita Dibalik Buku

Tags

Wanita yang bersembunyi di balik buku. 
Banyak yang bilang jika seorang wanita semakin banyak belajar dan semakin berilmu, maka akan "ditakuti" oleh kaum lelaki.
Banyak yang bilang wanita itu yang biasa-biasa saja.
Banyak yang bilang wanita itu lemah rapuh dan tidak bisa apa-apa.
Banyak yang bilang jika wanita bersuara itu sekuler dan liberal. 
Tetapi sesungguhnya, 
menjadi sosok wanita yang berilmu itu adalah keharusan. 
Karena seorang wanita bertanggung-jawab untuk kualitas sebuah generasi.
Karena seorang wanita harus mampu mengabdi kepada keluarga juga berkontribusi untuk lingkungannya. 
Karena seorang wanita tidak semuanya lemah dan tidak berarah.
Yang kita butuhkan hanyalah sesosok lelaki yang berhati besar, menerima dan ingin berjuang bersama.
Karena yang harusnya kita khawatirkan adalah bagaimana Dia melihat kita, bukan bagaimana mereka menilai kita.

Untukmu, para wanita dalam paradigma ~ -Isnawati Hidayah-

 --------------------------------------------------------------------------------------------------------
Aih, memang tidak akan ada habisnya jika kita memikirkan apa yang orang bilang". Karena mereka akan terus berkomentar dan komplain. ๐Ÿ’๐ŸŒธ๐ŸŒธ๐ŸŒผ๐ŸŒธ
--------------------------------------------------------------------------------------------------------
@president_jancukers
Taken by: @zakimmirwan

#tuhanmahaasyik


Bunga Kecil Ini,

Tags

Sesederhana dan seindah bunga ini. ๐Ÿ’
Secerah daunnya dan selemah tangkainya.๐ŸŒฑ
Si bunga kecil yang tak berkelopak.๐ŸŒธ
Si bunga kecil yang tak berputik.๐ŸŒบ
Si bunga kecil yang kupu-kupu pun enggan untuk mendekat.๐Ÿ
Namun dia tetap setia untuk tumbuh di dataran ini.๐ŸŒท
Tetap berbunga dan memberi warna. ๐Ÿ’ฎ

Karena begini adanya, dia yang tak sempurna namun memberi makna.

Kaki Gunung Merbabu, 14 Mei 2017

Foto: Zakim Mirwan


[AKU dan BAYANG-BAYANG]

Tags



Bayang-bayang tak selalu di belakang. 

Begitu juga masa lalu yang tak semuanya tertinggal dan sirna, 

karena Allah ingin kita belajar darinya. 

Disitulah kita harus bijak menyikapi, memetik hikmah yang ada. 

Tetap tersenyum dan melangkah maju. ๐ŸŒท

Aku dan bayang-bayang, aku dan kaki gunung Merbabu. Tempat yang indah.




Foto by: Agnes Shella
Thekelan, 15 Mei 2017

[BHINEKA TUNGGAL IKA, TAN HANA DHARMA MAGRWA]

Tags

Ceritanya kita lagi silaturahmi ke salah satu rumah warga di Thekelan. Kami dipersilahkan untuk singgah di rumah beliau, karena kampungnya sedang merayakan Hari Raya Waisak. Sehingga mereka juga punya budaya bernama "Badhan" alias silaturahmi seperti halnya saat Idul Fitri bagi Muslim.
----------------------------------------------------------------------------------
Mas Agung: Jadi lengkap ya, ada Islam, Kristen, Budha disini.
Tuan Rumah: Iya mas. Di keluarga ini saja anak pertama beragama Budha, yang kedua Muslim sedangkan yang ketiga Kristen.
Mas Agung: Sejak kapan mulai memutuskan untuk memilih agama?
Tuan Rumah: Sejak kecil mas. Biasanya warga sini sudah paham dan menentukan pilihannya sendiri.
Mas Zakim, Mas Andri, Mbak Sela, Isna dan Mas G: *manggut-manggut* aja.
--------------------------------------------------------------------------------
Kebhinekaan di kampung ini kentara sekali. Saya belajar hal baru hari ini. Terimakasih Thekelan.๐ŸŒท๐ŸŒท



Thekelan, 15 Mei 2017

Perpus Gunung, yuk?

Tags



Ayok bang ikut kita ke PERPUS GUNUNG, Thekelan?
Adem tempatnya,

sejuk suasananya,

indah pemandangannya, 

berilmu perpusnya. 

----------------------- ----------------------------------------------------------------------------------
Thekelan, Kabupaten Semarang, 14 Mei 2017

Sahabat baikku.

Tags


Karena kamu tidaklah sendiri. 
Kita memiliki Allah yang selalu ada untuk hamba-Nya. 
Kamu memiliki sahabat yang selalu siap dengan bahunya untuk kamu bersandar. 
Berusaha untuk tetap ada meski tak sesempurna Dia. Tersenyumlah dan mari melangkah bersama. 
Untuk kalian yang istimewa: Sahabat baikku.


Yogyakarta, 12 Mei 2017

Atas Ijin-Nya

Tags
  • Atas Ijin-Nya 

  • Terus berdiri walau melawan gravitasi.
    Terus tumbuh menjulang meski sulit bukan kepalang.
    Tetap gagah meski usia terus bertambah.

    Sesungguhnya,
    setiap daun yang bertambah, atas ijin-Nya
    setiap inchi mereka berjarak, atas ijin-Nya
    setiap ranting yang kering dan gugur, atas ijin-Nya 
    setiap helai akar yang kokoh dan mampu menjadi penopang, atas ijin-Nya 
    setiap milimeter batang bertumbuh, atas ijin-Nya.

    Lantas, apa hebatnya makhluk di dunia tanpa ijin dari Nya?

    Isnawati Hidayah 
    Hutan Pinus Mangunan, Yogyakarta, 10 Mei 2017๐Ÿ

  • Taken by: Isnawati Hidayah

You Are Special,

Tags

Pak Nur berkata, "You are special, they are special. Jika kamu mulai membanding-bandingkan, this is the end of the story."
---------------------------------------------------------------------------------------
Sabar dan pasrah, ikhlas menerima dan bersyukur. Khusnudzon sama Allah. Itu yang mungkin membuat hidup kita lebih tenang. Menyoal hati, jika bukan kita sendiri yang menata, siapa lagi?

Yogyakarta, 10 Mei 2017



Itulah Wanita,

Tags

Wanita itu makhluk yang unik.

Binar dalam tatapan matanya, 

pertanda keoptimisan dan positifnya dalam bersudut pandang. 

Ramah dalam senyum. 

Menenangkan dalam berucap.

Ketegasan dalam mengambil sikap. 

Menghargai dalam perbedaan. 
Itulah wanita.


- Isnawati Hidayah


Tentang Setangkai Bunga,

Tags



Bagiku, setangkai mawar bukan hanya untuk mengungkapkan perasaan, namun juga untuk saling berbagi, rasa kemanusiaan.
--------------------------------------------------------------------------------------------------------
Malam ini, ada 2 (dua) mahasiswa UPN Yogyakarta yang dengan tersipu malu menghampiri ku dan teman-temanku di Alun-alun Kidul, Yogyakarta. Mereka menjual bunga dan menggalang dana untuk kegiatan pemberdayaan masyarakat di salah satu dusun di Gunung Kidul, Yogyakarta. 
Pikiranku melayang ke masa itu, dimana kami,  
Ekonomi Kerakyatan Malang dengan penuh semangat dan senyum sumringah menjual stiker dan bunga mawar untuk kegiatan pemberdayaan masyarakat mulai dari Desa Bendrong hingga Desa Sumberpetung. Rupiah demi rupiah sangatlah berharga untuk memberikan guratan senyum di wajah mereka, masyarakat desa. Ga muluk-muluk, sederhana aja, yang penting Insya Allah halal. 

Tidakkah kalian rindu, sahabat-sahabat Ekonomi Kerakyatan Malang ?
 -------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Yogyakarta, 27 April 2017


Balada Rindu dan Racun Tikus,

Tags



Hari ini, sepanjang Jalan Colombo, Yogyakarta sudah ku temui ada 3 (tiga) penjual Racun Tikus dengan slogan "Membunuh tikus langsung hangus dan tidak berbau". Seandainya saja di dunia fana ini ada racun semacam itu yang mampu "membunuh rindu tanpa berbekas dan langsung hangus", ya? *eak๐Ÿ˜…

Ngomong -ngomong menyoal rindu,
Rindu itu candu yang mengganggu. 
Sakit yang indah, namun membuat gundah.
Banyak orang yang terkena virus ini, namun memilih untuk terjangkit dan sakit. Benar-benar rumit dan berbelit. Lucu ya. Pengen senyum jadinya. Karena yang bertitel "manusia" pasti pernah mengalaminya.

 -------------------------------------------------------------------------------------------------------
Oh..racun tikus..
๐Ÿ˜š๐Ÿ˜š๐Ÿ˜š
Memang yang paling membahagiakan di dunia ini adalah jika kita dirindukan oleh orang yang kita rindu. Sebagaimana orang tua merindukan anaknya.
Tak salah lagi, yang paling menyakitkan adalah bila kita merindu orang yang bahkan ingatpun tidak pada diri kita. Bagai si perut yang merindukan Abang tukang bakso yang sudah punya langganan lain.

Sementara,

Tags

Observasi. 

Pahami. 

Jalani. 

Agar lebih hati-hati. 

"Hints" sederhana hidup di dunia yang fana ini๐Ÿƒ

Fana dan sementara.

Hutan Pinus Imogiri, Yogyakarta, 15 April 2017


Tuesday, 9 May 2017

Penerimaan,

Tags



Bagaimana jika kesempurnaan itu tidak ada. 

Karena di dunia yang fana dan penuh gurau ini, 

semua hanya sementara.

Bagaimana jika aku menuntut hidup tanpa cela,

 bukan kah itu imaji belaka?
Karena kesempurnaan adalah penerimaan. 


Kesempurnaan adalah rasa syukur dalam kesempitan.

Terimakasih untuk semua, Tuhan.

---------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
- Isnawati Hidayah

Panorama ini,

Tags

Ketika coklatnya pasir, 

birunya laut, 

hitamnya karang, 

hijaunya pepohonan 

dan gadis berjilbab merah bertemu. 
Pantai itu indah. 

Laut itu menenangkan. 

Suka. Panorama ini. 

Sungguh.

Yogyakarta, 28 Januari 2017.


Wanita itu...

Tags
Wanita itu memang ciptaan-Nya yang paling tegar.
Dia mampu menyimpan seribu rasa tanpa ada seorangpun yang mampu mengungkap.
Dia mampu menahan, menahan sejuta rindu yang selalu berkecamuk tanpa pandang bulu.
Dia yang mampu menenangkan hati hati yang bergejolak  di dunia penuh canda ini.
Dia mampu untuk merawat dan menjaga, memeluk dan membawa kehangatan.

Jangan pernah salah sangka dan keliru dalam memahami.
Wanita bisa juga tegas, apabila dia berada ditengah dilema.
Wanita juga bisa berucap "tidak" apabila dia merasa berada pada tempat yang tak semestinya.
Wanita juga tak segan untuk mengingatkan apabila yang disayang dalam persimpangan.

Wanita itu makhluk yang indah, seindah bunga kasturi.
Wanita iu menjaga, seperti belukar yang berduri.
Wanita itu lembut, seperti kecupan mesra seorang ibu.
Namun, aadakalanya wanita itu rapuh, seperti janji seorang anak manusia.


Wanita...

Isnawati Hidayah
Yogyakarta, 9 Mei 2017

source: gopixtic.com

Sunday, 7 May 2017

Beda Kisah,

Tags

Berhenti sejenak. 

Nikmati dan syukuri. 

Sebelum kembali menanjak. 

Begitulah hidup semestinya. 

Berhenti sejenak beda kisah 

dengan menyerah dan tak terarah. 

Hidup ini memang unik dan asyik.

Rumah Hobit Seribu Batu, Yogyakarta, 15 April 2017

Dia, Dia, Dia

Tags

Semoga panjang umur dan sehat selalu. Aamiin.
๐ŸŒผ
Semoga kami diijinkan untuk membuat ibu kami bahagia, 

dengan cara kami masing-masing.
Semoga kami bisa menjaga mereka, 

seperti mereka yang tak pernah lelah menjaga kami. 
Semoga kami bisa menjadi alasan dari senyuman manis yang merekah di bibir mereka.


Dia, Dia, Dia,,

Maafkan kami jika terlalu banyak meminta, Allah๐ŸŒฑ๐Ÿ˜ Yogyakarta, 2 April 2017