Saturday, 16 September 2017

6 Hal Penting dari Great Leap Forward: Utter Catastrophe Project!

Tags



source: Kinetic History (youtube.com)

Sebuah kebijakan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi dan menjadi langkah strategis (menurut Mao Zedong dan partainya)  modernisasi industry di China pada tahun 1958, setelah Perang Dunia ke 2. Kebijakan ini diimplementasikan dibawah kepemimpinan Mao Zedong. Great Leap Forward merupakan rancangan pembangunan 5 tahun yang bertujuan untuk menjadikan China sebagai super power country dan bisa menandingi US (Amerika Seikat) dan Britain pada masa itu sebagai pihak yang memenangkan Perang Dunia Ke-2 (dengan sitemnya Kapitalis). Kebijakan ini berfokus pada  kegiatan ekonomi di sektor pertanian dan industri secara bersama. Karena Mao memyakini bahwa keduanya bisa berjalan beriringan dan menjadi langkah strategis untuk perekonomian di China. Konsep yang diimplementasikan adalah sistem  produksi yang dimulai dari skala kecil ke besar dan terstruktur. Namun, faktanya, Great Leap Fprward dibawah kepemimpinan Mao ini mengakibatkan meninggalnya 16.5-30 juta orang. Berikut ini adalah 6 hal yang harus kamu tahu tentang Great Leap Forward:
1.   Backyard Steel Furnace
Program ini diproyeksikan selama 5 tahun untuk mendukung rapid industrialization di China, dimana mereka mengharapkan perusahaan manufaktur akan menjadi bagian sejarah dalam menjadikan China sebagai Leading Coutry dibidang ekonomi. Sistem yang mereka pakai adalah Backyard Steel Furnace dimana dibentuk kelompok-kelompok masyarakat yang memproduksi steel manufacture secara manual di halaman belakang rumah mereka. Hasil produksi merekapun sering kali kurang berkualitas, tidak terpakai atau bahkan kurang berkontribusi dalam meningkatkan economic value.

2.   Pengembangan pertanian dari skala kecil-ke besar dan secara kolektif mampu meningkatkan produktivitas.

Hingga Oktober 1958, 99.1% petani di bentuk menjadi kurang lebih 23,600 kelompok. Para petani tersebut harus memproduksi bahan pangan dan hasil pertaniannya, dimana kemudian akan digunakan untuk memenuhi kebutuhan penduduk kota yang mengalami pertumbuhan populasi sangat pesat. Konsep inilah yang menyebabkan penduduk di kawasan terpencil (rural)  harus dikorbankan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat urban.

3.   Mengakibatkan 16,5-30 juta orang meninggal.
Pemerintah menjanjikan pemenuhan kebutuhan terutama pangan untuk masyarakat di pedesaan (rural) sebagai upah kerja mereka dalam memenuhi kebutuhan penduduk  kota (urban). Namun faktanya, apa yang dijanjikan oleh pemerintahan Mao tidak dapat terpenuhi, sehingga mengakibatkan banyak penduduk yang meninggal karena kekurangan pangan, terjangkit penyakit dan kelaparan.

4.   Utter catastrophe program yang hanya berlangsung 3 tahun.
Karena perencanaan yang kurang, maka program ini berakhir dan menyebabkan banyak korban jiwa. Mao menjadi pihak yang disalahkan dalam kegagalan Great Leap Forward.
Program ini hanya berlangsung 3 tahun.

5.   Mengimplementasikan Labor Intensive Method daripada Mechine-centered industrial dalam industialisasi.
Great Leap Forward mengutamakan kelebihan tenaga kerja yang dimiliki oleh China dalam daripada melibatkan  perkembangan teknologi dalam mendukung kegiatan produksi. Pemerintah menyakini dengan sistem ini, akan meningkatkan produktivitas tenaga kerja yang dimiliki sehingga meningkatkan penerimaan pajak ke pemerintah dengan jumlah produksi yang terus meningkat.Tapi, harapan  tersebut tidak berjalan dengan baik.

6.   Kegagalan Soviet Model of Industrialization
Great Leap Forward mengadopsi Soviet Model dimana capital bisa didapatkan melalui penjualan dari industri pertanian dan akan mendukung berkembangnya industri berat (heavy industry) seperti coal, steel, etc. Namun, sayangnya, China memiliki populasi yang padat dan tidak ada surplus di indutri pertanian yang mereka miliki. Sehingga model ini tidak bisa berjalan secara optimal dan mencapai pareto optima.


Well, done. Menarik bukan sedikit membuka sejarah dan belajar tentang Great Leap Forward? Yuk diskusi, kritik dan saran juga boleh.  


Artikel Terkait


EmoticonEmoticon