Sunday, 17 September 2017

Sungai Danube: Sejarah Tragis di Kota Romantis

Tags


Sedikit cerita menarik yang hingga kini masih begitu lekat diingatanku, yaitu saat aku berjalan menyusuri Sungai Danube di Budapest. Ya, tepat sekali, di senja kala itu, satu hal yang ingin kulakukan dan rasakan kembali adalah ketika aku berjalan di tepi Sungai Danube, Hungaria. By the way, sungai ini membentang memisahkan Buda dan Pest di Hungaria. Apa yang membuatku begitu tertarik dengan kota ini? Apa yang demikian mempesona sehingga aku ingin mengulanginya kembali jika suatu hari nanti memiliki kesempatan menginjakkan kakiku di sini? Senja di Sungai Danube, tepat, itu jawabannya. Langitnya benar-benar cantik. Perpaduan antara riak-riak kecil air permukaan sungai yang seolah berkilauan terkena cahaya merah senja. Manis dan romantis.


Eits, tunggu dulu. Ada satu hal yang menarik perhatianku, yang aku temukan disalah satu sudut kota ini. Ada sebuah cerita tragis dibalik keromatisan kota ini. Sekitar 300 meter sebelah selatan dari The Hungarian Parliament, dekat dengan the Hungarian Academy of Sciences; diantara Roosevelt Square dan Kossuth square, serta berada tepat di tepi Sungai Danube, ada pemandangan yang tidak biasa. Apakah itu? Ada kurang lebih 60 pasang sepatu dengan model tahun 1940-an berjajar ditepian sungai yang terbuat dari besi. Apa yang unik? Sepatu ini merupakan sebuah monumen yang dibuat oleh seorang direktur film bernama Can Togay. Monumen untuk mengingatkan kita kepada kisah tragis dan bengis pada masa Perang Dunia ke II dulu.

'Shoes on the Danube Bank' merupakan sebuah monumen untuk mengenang pembunuhan 3,500 orang dan  800 nya adalah Yahudi di Hungaria, yang ditembak dan mayat dibuang di Sungai Danube oleh  Arrow Cross terror pada tahun 1944-1945. Tak jauh dari monument itu ada sebuah plat besi bertuliskan. "To the memory of the victims shot into the Danube by Arrow Cross militiamen in 1944–45. Erected 16 April 2005” dalam Bahasa Inggris Hungarian dan Hebrew.

Tak pernah menyangka sebelumnya bahwa akan ada sebuah kisah dan sejarah yang begitu tragis di kota nan romantis ini

Budapest, Hungaria

Isnawati Hidayah





Foto oleh: Isnawati Hidayah dan Steven Yasa

Artikel Terkait


EmoticonEmoticon